2148050 - YUDI FEBRIANSYAH

Nama: Yudi Febriansyah

NIM: 2148050


Jawa Tengah

Jawa Tengah adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa. Ibu kotanya adalah Kota Semarang. Kali ini saya akan memberikan informasi mengenai provinsi Jawa Tengah.

 

a. Geografi 

Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di tengah Pulau Jawa. Secara geografis, Provinsi Jawa Tengah terletak antara 50 40’ - 8 0 30’ Lintang Selatan dan antara 1080 30’ - 1110 30’ Bujur Timur. Provinsi ini berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah utara, Samudera Hindia dan D. I. Yogyakarta di sebelah selatan, Provinsi Jawa Barat di sebelah barat, dan Provinsi Jawa Timur di sebelah timur. Luas wilayahnya tercatat sebesar 3,25 juta hektar atau sekitar 25,04 persen dari luas Pulau Jawa dan 1,70 persen dari luas Indonesia.

Kabupaten dan kota: Kabupaten Banyumas, Kabupaten Batang, Kabupaten Blora, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Brebes, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Kendal, Kabupaten Klaten, Kabupaten Kudus, Kabupaten Magelang, Kabupaten Pati, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Rembang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Tegal, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Banjarnegara, Kota Magelang, Kota Pekalongan, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Tegal. 

Kota terbesar: Kota Cilacap 

Kota industri: Kota Semarang, Kabupaten Batang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal 

Infrastruktur penting Pelabuhan Tanjung Emas, Bandar Udara Internasional Ahmad Yani.

 


b. Luas dan Batas Wilayah

Luas wilayah yaitu 32.800,69 kilometer persegi 

Batas wilayah: Sebelah utara Laut Jawa, sebelah Selatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Samudra Hindia, sebelah Barat Provinsi Jawa Barat, dan sebelah Timur Provinsi Jawa Timur.

c. Sejarah

Jawa Tengah merupakan provinsi tua, yang telah dibentuk sejak zaman penjajahan Hindia Belanda. Pada tahun 1905, Jateng terdiri dari 5 wilayah (gewesten), yaitu: Semarang, Pati, Kedu, Banyumas, dan Pekalongan. Sedangkan Surakarta (Solo) masih merupakan daerah swapraja kerajaan (vorstenland) yang berdiri sendiri. Wilayah Surakarta terbagi menjadi dua bagian, yaitu Kasunanan dan Mangkunegaran. Masing-masing gewest terbagi atas kabupaten-kabupaten. Pada saat itu Pati Gewest juga meliputi Regentschap Tuban dan Bojonegoro. Dengan Decentralisatie Besluit tahun 1905, gewesten diberikan otonomi atau wewenang mandiri dan dibentuk Dewan Daerah. Selain itu juga dibentuk gemeente (kotapraja) yang otonom, yaitu Pekalongan, Tegal, Semarang, Salatiga, dan Magelang. Pada tahun 1930, provinsi ditetapkan sebagai daerah otonom yang memiliki Dewan Provinsi (Provinciale Raad). Provinsi terdiri dari beberapa karesidenan (residentie), yang meliputi beberapa kabupaten (regentschap), dan terbagi lagi atas beberapa kawedanan (district). Provinsi Jawa Tengah terdiri dari 5 karesidenan yang meliputi: Semarang, Pati, Pekalongan, Kedu, dan Banyumas. Setelah kemerdekaan Indonesia, pemerintah mengubah daerah swapraja Kasunanan dan Mangkunegaran menjadi karesidenan. Tahun 1950 melalui Undang-undang ditetapkan pembentukan kabupaten dan kotamadya yang wilayahnya mencakup 29 kabupaten dan 6 kotamadya. Penetapan tersebut hingga saat ini diperingati sebagai Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, yaitu tanggal 15 Agustus 1950.

d. Demografi

Jumlah penduduk Jawa Tengah pada Tahun 2012 berdasarkan proyeksi Sensus Penduduk (SP) 2010 sebanyak 33.270.207 jiwa atau sekitar 13,52% dari jumlah penduduk Indonesia, terdiri dari laki-laki sebanyak 16.495.705 jiwa (49,58%) dan perempuan sebanyak 16.774.502 jiwa (50,42%), dengan sex ratio sebesar 98,34%. Sedangkan jumlah rumah tangga sebanyak 8.913.425 (Tahun 2011) dengan ratarata anggota rumah tangga sebesar 3,7 jiwa. Dilihat dari distribusi penduduk per kabupaten/kota, dapat dilihat bahwa kabupaten dengan penduduk paling banyak yaitu Kabupaten Brebes sejumlah 1.770.480 jiwa, selanjutnya Cilacap 1.679.864 jiwa, dan Kota Semarang 1.629.924 jiwa.


e. Agama dan Suku bangsa

Berdasarkan data dari databoks.katadata.co.id sebanyak 36,21 juta jiwa (97,26%) beragama Islam. Penduduk Jawa Tengah yang beragama Kristen berjumlah 595,96 ribu jiwa (1,6%). Sebanyak 349,3 ribu (0,94%) penduduk Jawa Tengah memeluk agama Katolik. Kemudian, 51,84 ribu (0,14%) penduduk Jawa Tengah beragama Buddha. Sebanyak 14,67 ribu (0,04%) penduduk di provinsi tersebut beragama Hindu. Ada pula 1,39 ribu (0,00%) penduduk Jawa Tengah yang beragama Konghucu. Sedangkan, penduduk Jawa Tengah yang menganut aliran kepercayaan sebanyak 6,35 ribu jiwa (0,02%).

Budaya nya sendiri Mayoritas penduduk Jawa Tengah adalah Suku Jawa. Jawa Tengah dikenal sebagai pusat budaya Jawa dan banyak suku lainnya berikut rinciannya:


No

Suku

Jumlah 2010

%

1

Jawa*

31.560.859

97,73%

2

Sunda

451.271

1,40%

3

Tionghoa

139.878

0,43%

4

Batak

24.357

0,07%

5

Madura

12.920

0,04%

6

Lampung

11.677

0,03%

7

Betawi

9.519

0,03%

8

Melayu

9.044

0,03%

9

Minangkabau

8.595

0,03%

10

Warga Asing

14.920

0,04%

11

Suku Lainnya

52.132

0,16%

Provinsi Jawa Tengah

32.295.172

100%


f. Ekonomi

Perekonomian Jawa Tengah menurut nilai produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan (PDRB ADHK) mencapai Rp997,32 triliun pada 2021. Angka itu tumbuh sebesar 3,32%, sedikit berada di bawah rata-rata nasional yang angka pertumbuhannya 3,69% pada 2021. Bagaimanapun ini merupakan perbaikan dari tahun sebelumnya. Pada 2020 ekonomi Jawa Tengah sempat mengalami kontraksi sedalam 2,65%, seiring dengan awal kemunculan pandemi Covid-19 yang memukul perekonomian nasional dan global. Kendati ekonomi Jawa Tengah mulai membaik pada 2021, tingkat pertumbuhannya belum sekuat seperti masa pra-pandemi. Sebelum pandemi, ekonomi provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo sejak 2013 ini mampu tumbuh positif di kisaran 5,2%-5,4% per tahun selama periode 2014-2019. Menurut data Badan Pusat Statistik, angka ini sedikit di atas rata-rata nasional. Lapangan usaha di Jawa Tengah dengan pertumbuhan paling pesat pada 2021 adalah sektor konstruksi yang tumbuh 7,37%, diikuti sektor informasi dan komunikasi tumbuh 6,04%, serta pengadaan listrik dan gas tumbuh 5,95%. Sedangkan lapangan usaha yang mencatat pertumbuhan terendah adalah sektor administrasi pemerintahan yang terkontraksi 0,64%, diikuti jasa pendidikan yang tumbuh 0,07%, serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial tumbuh 0,18%. Jika dilihat dari komponen pengeluaran, pertumbuhan paling pesat terjadi pada pengeluaran ekspor barang dan jasa yang tumbuh 15,97% pada 2021. Diikuti pengeluaran impor tumbuh 15,41%. Adapun komponen pengeluaran dengan pertumbuhan terendah adalah konsumsi pemerintah yang hanya tumbuh 0,83% pada 2021.Komponen pengeluaran dengan pertumbuhan terendah lainnya adalah konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) yang tumbuh 1,25%, dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) tumbuh 6,86%.

 


g. Pemerintahan

Gubernur : H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP

Wakil gubernur: H. TAJ YASIN MAIMOEN

Ketua DPRD Jateng: H. BAMBANG KUSRIYANTO, B. Sc 

Sekertarid Daerah Prov. Jateng: SUMARNO, SE, MM

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diatur pada perda no 1 tahun 2006

 

h. Pariwisata 

Ada banyak aktivitas pariwisata dan daya tarik wisata yang bisa ditemukan di provinsi Jawa Tengah. Mulai dari wisata alam, buatan hingga budaya dan sejarah juga ada di provinsi Jawa Tengah ini. Salah satu yang paling terkenal ialah Candi Borobudur. Candi ini adalah sebuah tempat wisata di jogja yang wajib banget di kunjungi, salah satu situs warisan dunia yang pernah di akui oleh UNESCO ini menjadi salah satu tempat wisata tujuan para turis mancanegara. Selain itu, terdapat banyak wisata alam mulai dari gunung hingga pantai contohnya Gunung merbabu dan pantai Pacitan. Dan tentunya masih banyak lagi dtw-dtw unik dan menarik di provinsi Jawa Tengah.

   




i. Kebudayaan

budaya jawa tengah memiliki variasi “warna” yang lebih khas dari budaya lain. Budaya ini begitu erat hubungannya dengan mayoritas suku Jawa. Budaya khas Jawa Tengah sering diekspresikan dalam adat istiadat, tradisi hingga kehidupan sehar-hari. Kesenian dan budayanya begitu tersohor hingga ke penjuru Tanah Air. Bahkan beberapa diantaranya masih sering dipertunjukan dengan antusias penonton yang tinggi.

Beberapa budaya itu adalah Wayang kulit , tari Serimpi, Gemelan tradisional, senjata Keris, rumah adat dan pakaian adat jawa tengah yaitu Rumah adat dengan nama Padepokan dan pakaian khas dengan untuk laki-laki, penutup kepala yang digunakan disebut kuluk, baju jas sikepan, korset dan tak lupa keris. Sedangkan untuk perempuan mengenakan batik dengan pola dan corak yang khas.

 


j. Tokoh Terkenal

Jawa Tengah merupakan provinsi yang  banyak menghasilkan  nama-nama besar yang telah sangat berjasa dan menginspirasi bagi Jawa tengah itu sendiri maupun bagi seluruh rakyat Indonesia. Berikut nama nama nya:

  •  Joko Widodo, atau Jokowi merupakan tokoh paling terkenal dari Jawa Tengah saat ini. Presiden RI yang ke-7 ini lahir di Solo Beliau awalnya memulai karier politik, dengan menjadi walikota Solo pada tahun 2005. Kemudian, ia menjadi Gubernur. Dan akhirnya menjadi presiden Indonesia.
  • -Ganjar Pranowo, ganjar Pranowo adalah gubernur Jawa Tengah. Yang memiliki andil besar bagi kemajuan pembangunan di provinsi ini. Selain itu, ia juga merupakan gubernur yang dekat dengan rakyat, santun, menyenangkan dan tegas.
  • tiara Andini Prastika merupakan atlet balap sepeda downhill. Ia berhasil memboyong emas di Asian Games tahun 2018 lalu. Sebelum berhasil menjadi juara di Asian Games tersebut. Ia sudah beberapa kali mengharumkan Indonesia, dengan prestasi gemilang di luar negeri.
  • Sosiawan LEAK tokoh Jawa Tengah, aktif menolak korupsi, Beliau juga menjadi tokoh yang aktif dalam gerakan menolak korupsi. Terbukti dari sepak terjangnya menginisiator gerakan “puisi menolak korupsi”. Dari beberapa karyanya tersebut, beliau mendapatkan penghargaan.

  



  



k. Perguruan Tinggi dan Pendidikan 

Berikut daftar beberapa perguruan tinggi di Jawa Tengah:

Perguruan tinggi Negri:

1. Institut Seni Indonesia Surakarta, Surakarta

2. Politeknik Kesehatan Surakarta, Surakarta

3. Politeknik Maritim Negri Indonesia, Semarang

4. Universitas Diponegoto, Semarang

5. Universitas Negri Semarang, Semarang

Perguruan Tinggi Swasta: 

1. Universitas PGRI Semarang, (IKIP PGRI), Semarang

2. Universitas Islam Nahdlatul Ulama, Jepara

3. Universitas Boyolali, Boyolali

4. Universitas Muria Kudus, Kudus

5. Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Semarang

6. Universitas Stikubank (Unisbank), Semarang


  




Pendidikan di Jawa tengah: 

Jawa Tengah  memiliki tempat yang strategis membuat orang tua yakin bahwa pendidikan di wilayah Jawa Tengah memiliki fasilitas lengkap dan mutu pendidikan terjamin. Contohnya untuk pendidikan jenjang SMK, SMA, MA. Berikut daftar sekolah terbaiknnya: 

SMAS Kolese Loyola

Total nilai rata-rata UTBK: 598.006

SMAN Insan Cendekia Pekalongan

Total nilai rata-rata UTBK: 592,763

SMAN 1 Surakarta

Total nilai rata-rata UTBK: 591.427

SMAN 03-Kota Semarang

Total nilai rata-rata UTBK: 588.524

SMAN 1 Magelang

Total nilai rata-rata UTBK: 586,372

SMAN 1 Purworejo

Total nilai rata-rata UTBK:583.308

SMAN 1 Muntilan

Total nilai rata-rata UTBK:579.211

SMAN 1 Kebumen

Total nilai rata-rata UTBK:578.171

SMAN 1 Temanggung

Total nilai rata-rata UTBK: 578.074

SMAN 1 Klaten

Nilai total rata-rata UTBK: 576.836

  




Read More …

Haloo Guyss..

Kalian sudah pernah tidak berwisata ke kalimantan Utara? Pasti belum kan. Nah di blog kali ini saya akan memberitahukan kalian apa saja tujuan wisata yang bisa kalian kunjungi ketika beriwisata di Kalimantan Utara terutama di Kabupatan Nunukan(kampuh halaman saya hehe). Karna terletak di Kalimantan tentu saja kita akan mulai dengan dtw berupa hutan dulu berikut keterangannya;

1. Hutan Magrove


Hutan mangrove seluas enam Hektare (Ha) ini mulai menjadi salah satu destinasi wisata andalan masyarakat Pulau Nunukan.
 Hutan Manggrove yang terletak di Jl. Sei. Fatimah Desa Binusan ini mampu memberikan sensasi tersendiri bagi siapa saja yang datang berkunjung. Dengan ada nya beberapa monyet yang hidup di hutan ini juga menjadi saya tarik tersendiri bagi wisatawan. 

Saya merekomendasikan buat kamu datang datang di sore hari karena bisa melihat sunset dari ujung jembatan, dan jika beruntung kamu juga bisa melihat si monyet bekantan. Dtw ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap seperti pintu masuk, papan informasi, kursi-kursi untuk santai, wc, menara menara dan berbagai spot foto yang sayang jika diabaikan. Dtw ini telah dilirik dan dikelola oleh pemerintah dari tahunn 2020 lalu. Buat yang tertarik untuk melihat monyet asli Kalimantan ini tempat yang pas buat kalian.





2. Kebun Raya Binusan 


Selanjutnya terdapat sebuah kawan kebun raya yang berada di desa Binusan kabupaten Nunukann. 
Kebun Raya Binusan menghadirkan destinasi lain bagi penduduk perkampungan nelayan, yaitu pemandangan alam hutan yang alami, lengkap dengan berbagai flora dan faunanya. Kebun Raya ini menjadi destinasi favorit warga Kaltara karena para pengunjung bisa melepas lelah dengan menikmati udara segar dan pemandangan yang asri. Terlebih lagi terdapat sebuah air terjun yang menjadi daya tarik kebun raya tersebut. Kebun Raya Binusan buka setiap hari mulai pukul 08.00 WITA dan tutup jam 17.00 WITA.

 Harga tiket masuk Kebun Raya ini Rp10 ribu per orang. Kebun Raya ini telah mempunyai berbagai fasilitas antara lain lahan parkir, gazebo kayu, 2 menara pandang, plaza kuliner, panggung hiburan, souvenir shop, dan mushola. Kalian yang berkunjung bisa menjumpai berbagai jenis vegetasi khas Kalimantan di Kebun Raya Binusan dengan luas kawasan kurang lebih 74 hektar ini. Tumbuhan itu antara lain TOGA, mangrove, bangkirai, meranti, gaharu, keruing, kayu ules, lempasu, nibung, tumbuhan paku, dan berbagai tumbuhan lainnya. Berbagai tumbuhan tersebut tidak ada di pulau-pulau lain lho. Karna Kebun Raya sejatinya dibangun untuk konservasi alam karena banyaknya hutan yang hilang karena pertumbuhan manusia maka pemerintah lah yang bertanggung jawab dalam mengelola dan melindungi kebun raya Binusan ini. Buat kalian yang ingin berlibur bersama keluarga dan ingin menenagkan diri silahkan berkunjung ke Kebun Raya Binusan.






3. Pantai Batu Lamampu



Tidak mungkin dong wisata di Nunukan hanya berupa hutan saja. Nunukan yang merupakan daerah kepulauan pastinya menyimpan keindahan bahari yang tidak kalah bagusnya. Salah satunya adalah Pantai Batu Lamampu yang terletak di
 Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Pemandangan laut pantai ini sangatlah cantik. Pasirnya putih kecokelatan disertai karang-karang membatu yang mengarah ke laut lepas. Panjang garis pantainya tak tanggung-tanggung, mencapai 3 kilometer loh!. Pantai Batu Lamampu termasuk salah satu pantai “perawan” di Indonesia karena belum terlalu banyak wisatawan yang mengunjunginya. Untuk itulah suasana pantainya masih sangat asri dan bebas pencemaran lingkungan maupun udara. 

Banyak keseruan yang bisa kita lakukan disini, meliputi bersantai di pantai, berenang, bakar ikan, dan tentu saja mengabadikan momen diberbagai spot cantik yang tersedia. Berbagai fasilitas obyek wisata dengan kunjungan lebih dari 500 orang di hari libur ini cukup lengkap. Mulai dari penjual makanan milik warga setempat hingga gazebo untuk beristirahat. Pengalaman saya ketika berkunjung ke sini, saya tidak terlalu melihat kehadiran pemerintah dalam pengelolaan pantai. Malahan lebih banyak peran masyarakat sekitar dalam mengelola dan menjalankan tempat wisata ini. Tapi tetap saja pantai ini sangat worth it untuk dikunjungi.





4. Islamic Center Nunukan



Last but not least. Salah satu ikon andalan kota Nunukan apalgi kalau bukan Islamic Center Nunukan. Merupakan bangunan masjid dengann 
arsitekturnya yang megah, dan didukung oleh posisinya yang berada di antara pegunungan dan lautan sehingga menjadi kan pemandangannya sangat indah dan menjadi daya tarik tersendiri. Megah dan elegan serta tetap cantik dan anggun adalah beberapa kata yang mungkin bisa mewakiliki keindahan yang dimiliki oleh masjid yang satu ini. Masjid yang berada di alan Sungai Jepun, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan Kabupaten Kalimantan Utara, ini bisa dikatakan sebagai salah satu masjid terindah di Indonesia yang bisa kita temukan. Bagi seluruh orang yang baru datang dari Tarakan atau menunju ke Tarakan pasti dapat melihat bangunan Islamic Centre bagaikan menyambut kedatangan dan memberikan salam perpisahan dikalah meninggalkan wilayah Nunukan.

 Keindahan dari Masjid ini memang tak perlu diragukan lagi. Masjid yang satu ini merupakan salah satu lokasi yang sering digunakan oleh masyarakat Nunukan untuk melakukan berbagai kegiatan keagamaan. Hal ini memang sejalan dengan fungsi dari masjid ini yang diharapkan menjadi pusat penyebaran, kegiatan dan perkembangan agama islam yang ada di Nunukan. Didepan mesjid Hidayaturahman ini terdapat kolam air mancur dengan tugu air mancur berjumlah 6 buah. Pada sisi sebelah timur terdapat areal parkir dengan kapasitas lebih dari 100 kendaraan roda 4 dan lebih dari 500 kendaraan roda 2 pada sisi timur dan barat bangunan. Tentu saja untuk saja untuk bangunan semegah ini dikelola oleh pemerintah Nunukan itu sendiri. Bagi teman teman yabg masih ragu, tolong pendam keraguan itu karna dtw ini memang secantik dan seindah itu percaya sama aku. 



Gimana ngga nyangka kan ada tempat seperti itu di tempat yang bisa dibilang perbatasan Indonesia. Nah, itu tadi beberapa tempat wisata menarik dan indah di Kalimantan Utara(Nunukan). Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan kalian semua dan mungkin bisa menambah daftar tujuan wisata kalian hehe. 

Baiklah itu saja dari saya jika ada salah mohon di maafkan. Sampai bertemu di blog blog saya selanjutnya. Terima kasih 


Read More …